Genre: Action | Adventure | Drama| Director: David Yates | IMDB
Starring: Daniel Radcliffe, Emma Watson and Rupert Grint
HOTS GIRLS LIFESTYLE
LOS ANGELES - The Hangover-Part II melesat ke puncak box office Amerika akhir pekan ini dengan meraih pendapatan tertinggi senilai USD86,4 juta (Rp734,6 miliar).
Film komedi yang dirilis dua tahun setelah film pertama itu dirilis pada Kamis lalu, dan diperkirakan telah meraup pendapatan USD118 juta selama empat hari. Dari hasil tersebut, The Hangover-Part II menjadi debut komedi terbaik yang pernah ada selama akhir pekan.
Kung Fu Panda 2 adalah film yang juga baru dan langsung bertengger di posisi kedua dengan pendapatan USD48 juta (Rp410 miliar).
Tak ketinggalan film Pirates of the Caribbean: On Stranger Tides yang duduk di posisi ketiga setelah hanya seminggu di tempat teratas dengan perolehan USD39,3 juta.
Film urutan keempat yang mendapat perolehan lebih dari USD623 juta hanya dalam waktu dua minggu adalah Bridesmaids. Demikian dilansir Femalefirst, Selasa (31/5/2011).
Berikut adalah film dari urutan 1 hingga 10.
1. The Hangover Part II (USD86,4 juta)
2. Kung Fu Panda 2 (USD48 juta)
3. Pirates of the Caribbean: On Stranger Tides (USD39,3 juta)
4. Bridesmaids (USD16,3 juta)
5. Thor (USD9,3 juta)
6. Fast Five (USD6,6 juta)
7. Midnight in Paris (USD1,9 juta)
8. Jumping the Broom (USD1,9 juta)
9. Something Borrowed (USD1,8 juta)
10.Rio (USD990 ribu).(ang)
– Satu lagi film yang berprestasi dari perfilman Indonesia, Laskar Pelangi. Rencananya, film ini akan dibuat ulang (reboot) di Hollywood.
Film Laskar Pelangi akan digarap langsung oleh sutradara terkenal di Hollywood.
Kabar baik ini di benarkan oleh sang penulis novel Laskar Pelangi, Andrea Hirata.
Menurut Andre, Film Laskar Pelangi memang sudah ditawar oleh produser dari Hollywood.
“Memang benar, ada salah seorang produser yang tertarik dan berminat membuat ulang film The Rainbow Troops (Laskar Pelangi), produser tersebut bilang dia tertarik untuk menyerahkan film Laskar Pelangi untuk digarap oleh Dany Boyle, sutradara Slumdog Millionare,” papar Andre kepada wartawan, Jumat (03/12/2010) kemarin.
Dalam waktu dekat ini, Film Laskar Pelangi juga akan dibuat versi Pertunjukan Musikal yang akan digelar di Jakarta hingga mamasuki tahun 2011 mendatang.
Andre sangat berharap rencana tersebut bisa terwujud. Dia juga berharap, sutradara Dany Boyle benar – benar tertarik untuk membuat kembali kisah tentang anak – anak Laskar Pelangi di Hollywood.
“Memang film Slumdog Millionare garapan Dany Boyle, banyak karakter kesamaan dengan film Laskar Pelangi, Jika film Laskar Pelangi jadi di buat ulang, pasti banyak angle baru yang bisa dibuat dalam 580 halaman buku Laskar Pelangi,” tutupnya.
Film Indonesia kembali menggeliat dan tersadar dari tidurnya. Apalagi setelah “di sentuh” beberapa bintang film porno asing maka Film Indonesia semakin “bangun“. Tidak perduli dengan pro dan kontra yang bermunculan disana sini. Apakah dengan adanya pemain atau bintang film porno asing Film Indonesia kembali berjaya? Inilah 5 Film Indonesia dengan pemain film porno asing
1. Film Menculik Miyabi – Maria Ozawa aka Miyabi
2. Film Hantu Tanah Kusir – Maria Ozawa aka Miyabi
3. Film Rintihan Kuntilanak Perawan – Tera Patrick
4. Film Suster Keramas – Rin Sakuragi
5. Film Rayuan Arwah Penasaran – Leah Yuzuki
10. Seni
Pollock (2000)
Film ini menceritakan tentang karier dan perjuangan dengan alkoholisme serta resepsi untuk pekerjaannya. Jackson Pollock adalah seorang pelukis abstrak Amerika yang meninggal pada tahun 1956, pada usia 44. Ia terkenal karena lukisan ekspresionisnya yang dilukis di kanvas besar, yang biasanya dibentangkan di lantai. Bukannya lukisan yang ia buat, ia hanya melempar cat kanvas dan mengolesi kanvas. Dia berjuang dengan alkohol sepanjang hidupnya, dan pada akhirnya alkohol menjadi penyebab kematiannya dalam kecelakaan mobil yang dikendarainya dalam keadaan mabuk. Pollock Film ini dirilis pada tahun 2000 dan aktornya antara lain Ed Harris dan Marcia Gay Harden. Harden memenangkan Academy Award untuk perannya sebagai istri Jackson, Lee Krasner.
9. Autisme
Rain Man (1988)
Sebagian orang pasti akrab dengan Film ini, “Rain Man” memenangkan 4 Oscar pada tahun 1989, termasuk satu untuk Aktor Terbaik, Dustin Hoffman. Dalam film ini Hoffman berperan sebagai Raymond, sarjana autis yang cacat. Raymond memiliki kecerdasan dan keahlian yang bertentangan dengan alam secara keseluruhan. karakter Raymond di film ini diambil pada seseorang di dunia nyata yang bernama Kim Peek, yang dianggap sebagai sarjana paling cemerlang di dunia. Peek dapat membaca 2 halaman buku dalam waktu sekitar 10 detik dengan matanya. Mata kirinya dapat membaca halaman yang berada di sisi kiri buku dan mata kanannya dapat membaca halaman yang berada di sisi kanan buku. Dia bisa mengingat 98% dari informasi ini. Selain terkenal sebagai “speed calculator”, dia juga bisa mengingat lebih dari sekitar 12.000 buku-buku tentang geografi, sejarah, sastra, dll. Dia juga dapat mendeklarasikan hari atau tanggal dalam sejarah.
Tapi pada dasarnya film ini bukan menceritakan kehidupan Kim Peek, tetapi menceritakan tentang charlie, adik Raymond (diperankan oleh Tom Cruise), yang menemukan saudaranya setelah ayah mereka meninggal dan meninggalkan warisan jutaan dolar untuk Raymond. Pada awalnya Charlie hanya menggunakan kemampuan Raymond untuk keuntungan sendiri, tetapi seiring waktu berjalan, Charlie berubah menjadi mencintai kakaknya Raymond. Di film ini, akting Dustin Hoffman sangat sempurna dan cemerlang.
8. Catur
Searching for Bobby Fischer (1993)
Robert James Fischer dianggap sebagai salah satu pemain catur terbaik sepanjang masa, dengan prestasi legendaris, termasuk menjadi grandmaster termuda pada usia 15. Film ini menceritakan Joshua Waitzkin, anak ajaib yang mengikuti jejak Bobby Fischer. Di film ini, Waitzkin dimainkan oleh Max Pomeranc. Dia ditemukan sebagai pemain catur yang memiliki bakat alami. Pada film ini dia diasuh oleh instruktur yang ketat. Yosua Waitzkin mulai bermain catur pada usia 6 tahun. Da telah memenangkan 8 gelar individu dan 7 kejuaraan tim.
7. Kecerdasan
Little Man Tate (1991)
Little Man Tate adalah sebuah film yang disutradarai dan dibintangi oleh Jodie Foster. Film ini menceritakan kisah seorang anak jenius, Fred Tate (7 tahun) yang memiliki bakat piano, jenius dalam hal matematika dan juga dunia artis. Film ini berfokus pada usaha Fred untuk menyesuaikan dirinya di masyarakat, meskipun kecerdasannya menjadi ketegangan psikologis antara dirinya dan ibunya.
6. Matematika
A Beautiful Mind (2001)
A Beautiful Mind didasarkan pada sebuah buku dengan judul yang sama. Baik film dan novel ini menceritakan kisah tentang ahli matematika pemenang Hadiah Nobel dan Economist, John Forbes Nash. Awalnya, Tom Cruise ditetapkan untuk memainkan peran utama, tapi Crowe dipilih setelah Ron Howard (Sutradara) melihat penampilannya di Gladiator. Film ini mengambil sebagian besar kehidupan Nash, termasuk waktu di Princeton University. Kisahnya meliputi keberhasilan dan keputusasaan Nash. Film ini memenangkan 4 Academy Award, termasuk Best Picture.
5. Musik
Amadeus (1984)
Amadeus dianggap sebagai salah satu film drama musikal terbaik yang pernah dibuat. Hal ini ditandai dengan menjadi nominasi untuk 53 award dan memenangkan 40 dari 53 award tersebut, termasuk 8 Academy Award. Film ini diambil dari kehidupan komposer Antonio Salieri dan Wolfgang Amadeus Mozart, keduanya tinggal di Wina, Austria, di akhir abad ke-18. Mozart adalah seorang anak ajaib yang menulis untuk keyboard dan biola pada usia 5 tahun. Di sepanjang hidupnya dia telah menghasilkan lebih dari 600 karya dan dianggap sebagai musisi, anak berbakat alami terbesar sepanjang masa.
4. Fisika
Dark Matter (2008)
Dark Matter adalah sebuah film yang didasarkan pada kisah Gang Lu, pelaku pembunuhan di University of Lowa. Film ini berfokus pada waktunya di universitas, daripada kejahatan yang ia lakukan. Karakter, Liu Xing, adalah mahasiswa Cina berbakat muda yang diterbangkan ke Amerika untuk belajar fisika di tingkat yang lebih tinggi. Sementara di sana, ia bergabung dengan kelompok kosmologi yang dipimpin oleh Jacob Reiser, seorang ahli kosmologi terkenal. kecemerlangan Xing menjadi jelas dan ia dengan cepat diambil di bawah sayap profesor. Ketika mereka mencoba untuk membuat sebuah model bagi asal usul alam semesta. Namun, Xing menjadi terobsesi dengan studi ‘Dark Matter’, suatu zat yang tak terlihat bahwa ia percaya bentuk alam semesta dan segala isinya, bertentangan dengan teori Reiser’s. Karakter pertempuran egonya, dan perbedaan budaya ketika mencoba untuk mempertahankan kemampuan alami nya bagi ilmu pengetahuan, serta kewarasannya.
3. Kekuatan supranatural
Powder (1995)
Sean Patrick Flanery memainkan anak albino yang dijuluki “Powder”, yang memiliki kecerdasan luar biasa, telepati dan kekuatan paranormal. Nama asli Anak ini adalah Jeremy Reed. Ibunya disambar petir ketika dia masih dalam kandungan. Anak ini juga memiliki kemampuan untuk merasakan perasaan orang lain di sekitarnya. Jeff Goldblum dan Mary Steenburgen membintangi film ini.
2. Time Travel
The Time machine (1960 & 2002)

Ada dua film Time Machine (1960 dan 2002), masing-masing berdasarkan novel HG Wells dengan nama yang sama. Meskipun di film protagonis memiliki nama, dalam buku ia hanya dikenal sebagai ‘Time Traveler’, penemu muda berbakat dari New York (versi 2002) Setelah kekasihnyanya dibunuh oleh perampok, ia membangun sebuah mesin waktu yang akan memungkinkan dia untuk kembali untuk menyelamatkan kekasihnya. Setelah menyadari bahwa tidak peduli berapa kali ia kembali, pacarnya selalu terbunuh dengan cara yang berbeda sampai ia pergi ke masa depan tahun 2037. Setelah pingsan, ia terbangun di tahun 802.701 dimana manusia telah kembali ke cara primitif hidup dan tersiksa oleh monster kera yang disebut ‘Morlocks’. Walupun film ini tidak brilian, setidaknya novel ini adalah “wahyu” yang memperkenalkan ide tentang time travel.

Cerita dibelakangnya
Dibalik setiap film besar ada cerita yang besar dibalik layarnya, khususnya untuk film yang melambungkan Marlon Brando, Al Pacino dan Francis Ford Coppola. Decade 70an sepertinya milik Coppolla dengan The Godfather, The Godfather part II dan Apocalypse Now, berbagi dengan Martin Scorsese dengan Taxi Driver.
Prosesnya benar-benar melelahkan, Coppola hampir dipecat karena studio ingin Sergio Leone, studio lalu tak suka dengan Marlon Brando, kelompok keturunan Italia di Amerika yang mengancam akan memboikot film ini, kelompok penyayang binatang yang mengecam adegan potong kepala kuda yang mengerikan bahkan mafia asli yang diinta sebagai penasehat dalam film ini. Tapi film ini tetap saja klasik dan legendaris, menduduki puncak film-film terbaik versi manapun selama 30 tahun terakhir.
Studio lalu ingin Robert Redford memerankan Michael Corleone, tapi Copolla ingin actor hijau yang belum terkenal, Al Pacino, pilihan yang ditentang oleh studio. Al Pacino akhirnya diijinkan untuk bermain setelah Copolla mengancam akan mogok dari produksi film ini.
Faktanya
Al Pacino, James Caan, dan Diane Keaton masing-masing menerima US$ 35,000, Robert Duvall mendapat US$36,000 untuk enam minggu syuting dan Marlon Brando mendapatkan US$ 50,000 plus biaya mingguan US$1,000 plus 5% keuntungan film. Brando mendapat uang lebih banyak padahal dia termasuk actor yang sulit bekerjasama dengan kru, menolak menghapal naskah, dan hanya mau membacanya dari karton besar.
Cerita dibelakangnya…
Sebagai sebuah film legendaris, tak hanya kostum dan dramanya memikat, namun film ini berhasil menampilkan suatu masa dimana gaya hidup Amerika bagian selatan digambarkan, masa yang sudah tidak ada lagi pasca perang saudara.
Selain dua pemeran utama, Hattie McDaniel, aktris kulit hitam yang memerankan pelayan mampu mencuri perhatian bahkan pada zamannya mampu menembus stereotipe karakter yang diperankan oleh orang kulit hitam.
Faktanya…
Gone With The Wind adalah novel buah karya Margaret Mitchell yang pertama kali dipublikasikan pada tahun 1936 dan berhasil memperoleh Pulitzer pada 1937. novel ini merupakan satu-satunya buku yang pernah dibuat oleh Margaret Mitchell semasa hidupnya, namun menjadi salah satu novel Amerika paling laris.
Cerita dibelakangnya
Aslinya pria kelahiran tahun 1888 ini tak setampan dan setinggi Peter O’Toole dan petualangannya menarik perhatian public ketika ditulis oleh jurnalis Lowell Thomas serta buku yang dia tulis sendiri, Seven Pillars of Wisdom. Petualang ini tewas pada usia 46 tahun karena kecelakaan motor.
Faktanya
Raja Hussein dari Yordania berbaik hati meminjamkan seluruh brigade tentaranya sebagai figuran film, sehingga tentara dalam film ini diperankan oleh tentara asli. Raja Hussein sendiri sering mengunjungi lokasi syuting dan jatuh cinta pada sekretaris Inggris, Antoinette Gardiner, yang menjadi istri keduanya tahun 1962.
Syuting yang melelahkan dilakukan di Maroko, Yordania, dan Spanyol. Syuting di Yordania harus dipindahkan ke Spanyol karena kru banyak yang sakit dan biaya membengkak.
Dalam adegan penyerangan Aqaba yang di shot di Spanyol, kru mendirikan 300 bangunan yang berdasarkan penampilan kota Aqaba asli tahun 1917. suasana yang bersahabat di Yordania tak ditemukan di Maroko, figuran tentaranya tak sabaran dan tidak mau menuruti perintah. Hasilnya mendulang banyak pujian. Dengan durasi yang amat panjang, tak ada satupun aktris wanita muncul.
Shanty mengungkapkan, dukungan dari pemerintah yang seharusnya bertambah atau setidaknya sama seperti tahun-tahun sebelumnya, kini malah berkurang. Biasanya pemerintah menyumbang hingga 30 persen total anggaran Jiffest. “Dari Menbudpar nol rupiah. Sumbangan tertinggi pernah kita terima dari pemda tahun 2005 lalu yaitu sebesar Rp 1,2 miliar. Itu pun didapat dengan penuh perjuangan,” jelasnya lagi.
Menurut Shanti, memperoleh dana dari swasta pun tergolong rumit. Pertimbangan profit dan perpindahan venue, membuat para sponsor “ogah-ogahan” menyokong Jiffest karena dinilai tidak efektif dalam mengekspos brand mereka. “Kita kesulitan karena venue atau bioskop yang berpindah-pindah. Berbeda dengan konser musik, permasalahan festival film memang soal tempat karena bioskop pun punya kepentingan bisnis sendiri. Sedangkan bagi sponsor hal ini tidak efektif mengekspos brand mereka,” tambahnya.
Hingga kini, dana yang terkumpul untuk pelaksanaan acara baru sekitar Rp 1 miliar. Padahal, umumnya untuk penyelenggaraan tiap tahunnya dibutuhakan sekitar Rp 2 miliar. Sangat disayangkan jika acara yang telah berjalan 12 tahun ini menjadi kurang greget atau bahkan ditunda karena masalah klasik semacam ini.
Informasi tentang film box office yang menjadi raja dalam box office saat ini masih dirajai oleh film Alice in Wonderland. Dengan pendapatan total sebesar $265.752.000 atau setara dengan Rp. 2,6 T dalam waktu peluncuran 3 minggu.
Disusul oleh film Diary of a Wimpy Kid dengan pendapatan Rp. 21M dalam beberapa minggu peluncurannya. Ditempat ketiga ada film The Bounty Hunter yang hampir sama dengan Film Diary of a Wimpy Kid dengan pendapatan Rp.20M selama peluncuran.
Untuk lebih lengkapnya, silahkan lihat daftar film box office edisi Maret 2010 dibawah ini:
Bisa dibayangkan berapa keuntungan dari pembuatan sebuah film yang bisa menjadi film box office yah ? Jadi ngiler neh liat dollar-dollar itu. :)
JAKARTA – Film karya peserta dari Indonesia Adhyatmika (21), berhasil memenangi kompetisi video tahunan Amerika Serikat. Film berjudul Masih Belajar (Democrazy is Yet to Learn), menyingkirkan film dari 700 peserta dari berbagai belahan dunia.
Film ini menjadi finalis untuk wilayah Asia Timur-Pasifik dan akhirnya terpilih sebagai pemenang beserta 5 pemenang dari wilayah dunia lainnya. Demikian keterangan yang diterima, Jumat (25/6/2010).
Menurut salah seorang pendukung film ‘Masih Belajar’, Pandu Ganesha, kompetisi video tahunan ini diselenggarakan oleh Democracy Video Challenge, AS.
“Untuk tahun 2010, peserta dari Indonesia tak kurang dari 70, terbanyak dibanding negara lainnya,” kata Pandu.
Dikatakan Pandu, karena dari tiga tahap penjurian, tahap terakhir yang dipakai adalah voting menggunakan teknologi youtube, maka jelas kemenangan ini adalah kemenangan rakyat Indonesia yang telah berperan-serta dan membantu voting, dan terbukti menghasilkan kemenangan.
“Kemenangan ini sekali lagi membuktikan bahwa orang Indonesia adalah rakyat yang kreatif, hanya tinggal prasarana-nya yang harus lebih dibenahi dan diperhatikan,” kata Pandu.
Pemenang nantinya akan diundang ke Washington DC dan dijadwalkan akan bertemu Hillary Clinton pada Oktober 2010 mendatang, guna ikut serta mempromosikan ide-ide tentang demokrasi.
Dampak dari kemenangan Indonesia ini adalah, orang Amerika akan semakin tahu tentang Indonesia. “Sejauh ini mereka hanya tahu tentang Bali akan tahu bahwa orang Indonesia bisa membuat film yang dianggap baik, dan yang juga penting, karena voting memakai teknologi youtube, membuka mata dunia bahwa rakyat Indonesia rupanya juga sudah melek teknologi IT,” kata Pandu
“Kemenangan ini sekali lagi membuktikan bahwa orang Indonesia adalah rakyat yang kreatif, hanya tinggal prasarana-nya yang harus lebih dibenahi dan diperhatikan,” ujarnya.